...about her...



Bila Allah SWT mengambil satu tulang rusuk Nabi Adam AS untuk menciptakan Siti Hawa, maka kuyakin, wanita ini adalah tulang rusukku.
Perkuliahan semester satu untuk angkatan 2000 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember baru akan dimulai, ketika aku bertemu Irma Nurul Fatimah. Kemudian, kita saling mengenal. Dan kelak menyadari bahwa semua rasa ini lebih dari sekedar teman biasa. Dan tak banyak yang berubah sejak saat itu... terlebih setelah akhirnya kita memutuskan untuk menjadi tak terpisahkan, 25 Juni 2006.
We make a great team. She's always full of ideas, while I always find a better way to turn those ideas to reality. She's my true partner, and also my rival. We compete and complete each other. Betapapun bodohnya ide yang keluar dari kepalaku, dia selalu menemukan cara untuk membuatnya lebih baik... atau membuatku merasa lebih baik.
Walaupun sebetulnya terlahir sebagai seorang arsitek berbakat, tapi dia memilih untuk tidak menjadi seorang arsitek... namun segala talenta yang dia miliki tertuang di bidang lain, yang bisa dilihat di sini.
And when the world has turned its back on me... she convinced me that I will always mean something, for her.
And for another guy on the next page...


Previous Page Next Page

Blogdrive